Aruna Kelas 5 & 6 (2025)

Perkemahan 3 Hari di Desa Sajen, Pacet – Pengalaman Belajar yang Penuh Tantangan dan Makna

Kegiatan Aruna untuk siswa kelas 5 dan 6 SD Labschool Unesa 2 tahun ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Kamis–Sabtu, 16–18 Oktober 2025, bertempat di Desa Sajen, Pacet, Mojokerto. Perkemahan ini menjadi pengalaman luar biasa bagi para siswa untuk belajar kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, dan kepedulian sosial melalui aktivitas langsung di alam dan masyarakat.

Hari Pertama – Kedatangan, Pembukaan, dan Pembekalan Keterampilan

Setibanya di lokasi perkemahan, anak-anak langsung mendirikan tenda dengan penuh semangat. Kegiatan resmi dimulai pukul 13.00 dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat.

Setelah upacara, siswa mengikuti dua materi penting:

  • Materi membuat tandu, mengajarkan keterampilan dasar pertolongan dalam situasi darurat.
  • Materi membuat api menggunakan fire starter pack, melatih kreativitas, ketelitian, dan kemampuan bertahan di alam.

Menjelang sore, anak-anak memasak dan makan malam bersama, belajar bekerja sama sekaligus merasakan suasana kebersamaan. Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni (pensi) yang menampilkan beragam kreativitas siswa mulai dari drama, musik, hingga tari.


Hari Kedua – Pengabdian Masyarakat dan Api Unggun

Hari kedua diawali dengan memasak bersama dan sarapan hangat khas perkemahan. Agenda utama hari ini adalah pengabdian kepada masyarakat di Desa Sajen.

Para siswa terjun langsung membantu warga dengan berbagai kegiatan, seperti:

  • Membantu petani merawat padi dan sayur-sayuran,
  • Belajar beternak sapi dan kambing,
  • serta mengenal proses kerja masyarakat desa yang penuh ketekunan.

Melalui kegiatan ini, siswa belajar menghargai pekerjaan petani dan peternak, memahami proses pangan, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial.

Setelah kembali ke perkemahan, anak-anak mempresentasikan hasil pengabdian mereka—apa yang dipelajari, tantangan yang dihadapi, dan nilai-nilai yang didapat. Presentasi ini melatih kemampuan komunikasi dan refleksi diri.

Sore menjelang malam, mereka kembali memasak dan makan bersama, sebelum kegiatan ditutup dengan upacara api unggun yang hangat dan penuh makna. Suasana kebersamaan, nyala api, serta yel-yel pramuka membuat malam kedua menjadi momen yang tak terlupakan.


Hari Ketiga – Jelajah dan Aksi Peduli Lingkungan

Hari terakhir diisi dengan kegiatan jelajah, di mana anak-anak melewati beberapa pos:

  • Pos tekpram, berisi keterampilan teknis kepramukaan,
  • Pos tali-temali, melatih ketangkasan dalam membuat simpul dasar hingga simpul berguna,
  • Pos indra penciuman, sebuah tantangan unik untuk melatih konsentrasi dan ketelitian.

Setelah menyelesaikan seluruh pos, mereka menuju pos terakhir di sungai. Di sana, siswa tidak hanya melewati aliran sungai, tetapi juga membersihkan sampah di area tersebut sebagai bentuk cinta lingkungan dan praktik nyata menjaga alam.


Penutupan – Sayonara dengan Rasa Bangga

Kegiatan Aruna Kelas 5 dan 6 berakhir dengan upacara penutupan dan sayonara, menandai selesainya perkemahan tiga hari yang penuh pengalaman, pelajaran, dan kenangan tak terlupakan.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan kepramukaan, tetapi juga menumbuhkan karakter positif seperti tanggung jawab, empati, keberanian, dan rasa syukur. Anak-anak pulang membawa pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam perjalanan mereka menjadi generasi muda yang mandiri dan berkarakter.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Aruna (Acara Pramuka SD Labschoo...

Prestasi

Gaishan Borong Juara V...
Eynar Borong Gelar Jua...