Kemah Bakti – Scout v.8.5
SD Labschool Unesa 2 kembali menggelar kegiatan Pramuka yang diperuntukkan bagi siswa kelas 1 hingga 4. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini memberikan pengalaman seru dan mendidik, sekaligus menumbuhkan nilai kemandirian, kerja sama, kepedulian, dan rasa syukur.
Hari Pertama: Penuh Aktivitas dan Pembelajaran Baru
Anak-anak datang pukul 13.00 dengan penuh semangat. Setelah apel dan upacara pembukaan, kegiatan pun dimulai sesuai jenjang kelas.
- Kelas 1–2 mengikuti berbagai fun games yang dirancang untuk melatih kekompakan dan keberanian.
- Kelas 3–4 mendapat tantangan untuk mendirikan tenda, sebuah pengalaman yang mengasah kerja sama sekaligus keterampilan dasar kepanduan.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kedatangan tim PMI yang membawa mobil unit dan peralatan lengkap. Anak-anak diberi materi dan praktik langsung tentang pertolongan pertama—mulai dari memasang perban, menangani luka ringan, hingga mengenali langkah penanganan dasar dalam keadaan darurat. Suasana belajar terasa menyenangkan karena mereka dapat mencoba alat-alatnya sendiri.
Berbagi Sembako: Mengajarkan Kepedulian Sejak Dini
Sore harinya, seluruh siswa mengikuti kegiatan berbagi sembako sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
- Kelas 1–2 membagikan sembako kepada warga di sekitar area sekolah.
- Kelas 3–4 pergi ke kawasan Unesa untuk berbagi sembako sekaligus membuat konten edukatif mengenai wawasan Pramuka.
Kegiatan ini memberi pengalaman langsung kepada siswa bahwa menolong sesama adalah bagian dari sikap seorang pramuka sejati.
Pada pukul 17.00, kelas 1–2 pulang, sementara kelas 3–4 melanjutkan kegiatan. Mereka memasak dan makan malam bersama, belajar mandiri sambil merasakan kebersamaan.
Api Unggun, Pensi, dan Jelajah Malam
Menjelang malam, suasana semakin meriah dengan upacara api unggun dan penampilan pentas seni. Anak-anak bergiliran menampilkan bakat mereka, mulai dari menyanyi, menari, hingga drama singkat.
Tak berhenti di situ, kelas 3–4 mengikuti jelajah malam menuju beberapa pos spesial: pos tuna rungu, tuna netra, tuna wicara, dan tuna daksa. Melalui simulasi di setiap pos, anak-anak belajar merasakan tantangan yang dialami teman-teman difabel, sehingga menumbuhkan rasa syukur, empati, dan kepedulian.
Hari Kedua: Tantangan Seru dan Penutup yang Berkesan
Kegiatan dimulai dengan memasak dan sarapan bersama. Setelah energi pulih, tibalah aktivitas yang paling ditunggu-tunggu: rappelling.
Anak-anak diuji keberanian mereka dengan menuruni gedung dari lantai 5 hingga lantai 1. Meski menegangkan, kegiatan ini berlangsung dengan aman karena didampingi oleh tim berpengalaman. Sorak bangga dan wajah puas terlihat saat mereka berhasil menyelesaikan tantangan tersebut.
Acara ditutup dengan upacara penutupan dan sayonara, menandai berakhirnya kegiatan Pramuka dua hari yang penuh pembelajaran dan cerita seru.
Kegiatan Pramuka di SD Labschool Unesa 2 menjadi momen berharga bagi siswa untuk belajar keterampilan hidup, meningkatkan rasa empati, menguji keberanian, serta memperkuat karakter. Dengan pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna, diharapkan anak-anak semakin siap menjadi generasi muda yang mandiri, peduli, dan berani mengambil langkah.




